Posts Tagged :

Study Banding

Laporan Study Banding http://pesanjaketonline.com/ (Bapak Asrul Tsani) By: Fina Maulina SMKN 4 Malang

Study Banding  http://pesanjaketonline.com/ (Bapak Asrul Tsani)

Oleh: Fina Maulina

SMKN 4 Malang

IMG00779-20130605-1641

Rabu, 5 Juni 2013 PSG Piranhamas Group mengadakan study  banding ke http://pesanjaketonline.com/ (Bapak Asrul Tsani). Beralamat di Perum Graha Kota Asri. Jln. Muharto Gg. V Blok i.14 Kotalama Malang. Distro: Jln. Kolonel Sugiono (selatan fly over Mergosono), seberang Mergosono gang 7, Malang. Banyak ilmu tentang internet marketing yang kita dapat dari Bapak Asrul Tsani. bapak Ahadian yang bisa kami jadikan inspirasi dan motivasi untuk memulai Usaha Internet Marketing.

 

Study Banding Di “Grosir Tas Laptop”

  Bapak Asrul Tsani mengawali usaha konveksi sejak tahun 1997. Offline sejak tahun 1997-2010. Online sejak tahun 2011 sampai sekarang. Bisnis pesan jaket online Bapak Asrul Tsani sudah bukan hanya melayani di Indonesia, tapi sudah melayani ke luar negeri. Omsetnya pun sudah Rp 300.000.000,00/bulan (kotor) dan bersihnya bisa Rp 100.000.000,00/bulan.

Berawal dari menjahit sendiri hingga kini memiliki beberapa karyawan dan kini sudah menjadi seorang makelar. Sebelum mengenal DUNIA INTERNET MARKETING hanya 6 orang. Tapi sekarang karyawan yang tidak tetap sudah 75 orangdan Control 25 orang. Dalam 1 hari dengan karyawan yang cukup banyak dapat menghasilkan 75-100 buah jaket. Bahan untuk membuat jaket, Bapak Asrul memilih dangan kualitas yang terbaik. Bahan di dapat dari kota-kota besar di Indonesia, seperti: Malang, Surabaya, Jogja, Bandung, Jakarta.

Kalau dulu Bapak Asrul Tsani BINGUNG dengan sepinya orderan, SEKARANG beliau begitu banyak orderan bahkan sampai nolak-nolak (di pilih mana yang lebih menguntungkan). Saat ini pun, Beliau sudah closed eceran, sudah tidak menerima pesanan untuk eceran.

Dari beberapa cara pembayaran beliau menggunakan Cara pembayaran yang dengan cara DP dulu di awal, baru setelah barang di kirim di lunasi. Dan cara pembayaran yang digunakan untuk NEGERA SEBRANG banyak yang mengirim melalui My Bank (Malaysia), BII, agen pengiriman uang. Beliau juga menggunakan Biro pengiriman yang benar-benar mengerti konsumen yaitu menggunakan DHL, FEDEK, UPS Surabaya, Malang, Panjaitan.

Untuk servis konsumen Agar konsumen tidak kecewa, harus ada aftersill service (pelayanan setelah orang beli) dan bisa di retur.

Kalau dulu pun beliau optimasi di internet 2 bulan pertama selama 20 jam sekarang beliau hanya mengoptimasi beberapa kali per minggunya. Menurut Bapak Asrul, waktu beliau optimasi di internet 2 bulan pertama selama 20 jam sampai tidak sempat makan dan mandi, sampai makan di suapin sang istri.

Saran beliau untuk kata kunci mau menembak ke luar negeri, bahasanya harus menyesuaikan negaranya (tidak harus semuanya). Untuk masalah desain, sesuai pelanggan bisa, sesuai orang ada. Ketika desain sudah acc baru di kerjakan.

Untuk pemesanan saat ini, 90 % dari Internet. Itu hasil dari optimasi (memperluas pasar). Awalnya memasang 450 iklan. 2 minggu ada proyek dari Surabaya, pakai wordpress selama 6 bulan dan ke suspend. Di bulan ke 5 memakai .com. Jadi untungnya ketika wordpress ke suspend. Yang .com langsung ada di bawahnya. Dengan membuat blogdetik.com sebagai cadangan.

Banyak ilmu yang kita dapatkan dari Study Banding  http://pesanjaketonline.com/ (Bapak Asrul Tsani). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membaca.

Fina Maulina

SMKN 4 Malang

Laporan Study Banding http://grosirtaslaptop.com (Bapak Ahadian) By: Siti Halimatus Sa’diyah (Ima) SMKN 4 Malang

Study Banding http://grosirtaslaptop.com (Bapak Ahadian)

Oleh: Siti Halimatus Sa’diyah (Ima)

SMKN 4 Malang

 Laporan Study Banding, www.grosirtaslaptop.com

Rabu, 5 Juni 2013 PSG Piranhamas Group mengadakan study  banding ke http://grosirtaslaptop.com (Bapak Ahadian). Banyak ilmu dari pengalaman yang di alami bapak Ahadian yang bisa kami jadikan inspirasi dan motivasi untuk memulai Usaha Internet Marketing.

Pengalaman awal Pak Ahadian mengawali karirnya adalah dengan kerja ikut orang. Awalnya Pak Ahadian Kerja ikut orang Cina, yaitu sebagai teknisi di jual beli dan servis computer selama 5 tahun. Bosan dengan jasa, Pak Ahadian beralih keja ke bidang perdagangan, Yaitu menjual spare part di Surabaya selama 5 tahun. Ketika kerja Pak Ahadian yang di fikirkan bukan gaji tapi ilmu yang di dapatkan.

Ilmu jual tas yang di lakukan oleh Pak Ahadian saat ini di akumulasi dari pekerjaan jasa dan dagang di atas. Pak Ahadian awalnya masih offline yaitu menjual micro sd ke konter-konter dan toko-toko komputer. Minggu pertama di kurang lebih 30 konter hanya laku 1 buah micro sd, minggu ke dua hanya laku 5 buah micro sd, minggu ke tiga laku 10 buah micro sd.

Menurut Pak Ahadian, dalam beliau berdagang, 3 bulan pertama kurang ada perkembangan yang siknifikan, sangat menguras waktu dan tenaga. Kalau di dunia perdagangan offline harus di lakukan secara berulang-ulang. Setelah 3 bulan terlampaui, dengan semangat dan usaha Pak Ahadian yang tidak kenal lelah untuk mencari konsumen, Pak Ahadian mampu menjual ribuan, 2 ribu, 5 ribu, bahkan lebih.

Setelah sukses menjual micro sd, Pak Ahadian mencoba menjual CD back. Pak Ahadian memulai dengan modal Rp 300.000,00-Rp 500.000,00. Uang tersebut di buat belanja CD back dengan mencari distributor yang murah. Pertama Bapak Ahadian bingung mau mencari pasar. Mengawalinya pertama Bapak Ahadian door to door ke konsumen, di titipkan ke toko-toko buku di Kota Malang. Dalam pembayaran dengan toko buku tersebut ada 3 sistem. Yaitu: tunai. Hutang (bayar mundur), konsinyasi (barang laku baru di bayar, barang tidak laku di kembalikan).

Untuk menjual suatu produk harus di coba dulu minimal 3 bulan. Kalau perlu 1 sampai 2 tahun, di lihat perkembangannya dulu. Menurut Pak Ahadian usaha itu kayak orang pacaran, yaitu bagaimana caranya mendapatkan orang yang kita sayang. Usaha itu main perasaan. Pasti mengalami penolakan oleh konsumen. Menurut Bapak Ahadian entrepreneur itu pertama harus rela berkorban. Seperti PDKT sama perempuan.

Kalau kerja ikut orang atau ikut perusahaan pasti ada 2 masalah yang tidak bisa di hindari, yaitu di marahi bos dan maslah sama teman sesame pegawai. Tapi menurut pengalaman Bapak Ahadian masalah seperti itu “di bina saja jangan di sesali”. Enterpreneur harus kebal, jangan gampang sakit hati.

Dengan bertambahnya usia, Bapak Ahadian sudah tidak kuat untuk kerja lapangan. Suatu hari, iseng-iseng membuka internet, ada semacam pelatihan dan iklan di lihat sangat menarik. Akhirnya Pak Ahadian mengikuti pelatihan tersebut.

Menurut Bapak Ahadian, ada beberapa cara mengatasi perasaan takut dalam entrepreneur. Di antaranya adalah: Kalau kita pertamanya masuk ke zona nyaman (kerja ikut perusahaan atau orang), kalau mencoba ke zona tidak nyaman (entrepreneur) pasti merasa tidak nyaman dan tidak enak. Cara mengatasinya yang paling utama menurut Pak Ahadian adalah banyak-banyak mendekatkan diri pada yang kuasa agar mendapatkan inspirasi.

Dalam berwirausaha, usaha yang betul harus di riset terlebih dahulu. “Jangan sekali-kali menjual barang dengan harga yang mahal” untuk pemula. Banyak sekali pengalaman yang di dapat Bapak Ahadian sebelum menggeluti jualan tas seperti saat ini.

Awalnya Bapak Ahadian melihat pasar yang baik untuk jualan tasnya. Yaitu menjual tas laptop, di lihatnya sekolah berstandar nasional di wajibkan untuk mempunyai laptop. Di mana ada laptop pasti ada aksesorisnya yaitu berupa tas laptop (Riset 3 tahun yang lalu). Kalau ide sudah di tentukan pasti ada ada jalan. Tidak perlu bingung, beli atau belanja di pasar, dll juga bisa.

Modal awal menjual tas adalah dengan modal Rp 500.000,00. Dengan membeli barang di pasar-pasar. Dalam entrepreneur ilmu yang harus di tiru adalah ilmu Cina. Yaitu dalam masalah complain, dari 100% yang complain tidak boleh lebih dari 3%. Itu baru di bilang bagus. Agar konsumen tidak kecewa, harus ada aftersill service (pelayanan setelah orang beli) dan harus ada garansi suatu produk. Kalau ada complain yang berlebih dari konsumen, kita tidak boleh tutup mata, kita harus tetap membantu.

Kalau masalah tampilan/display “tergantung apa yang di jual”. Kalau produk sudah di kenal masyarakat tidak perlu banyak penjelasan. Yang membuat orang percaya 100% adalah resi pengiriman.

TINGKATAN PERDAGANGAN:

Distributor à Supplier à Master Dealer à Toko à Konsumen Pabrik à

Harga dari tingkatan perdagangan tersebut semakin ke bawah semakin besar selisihnya, jadi kalau bisa kita di urutan yang ke 2 atau ke 3 agar kita bisa mendapatkan selisih harga yang lumayan besar.

          Banyak ilmu yang kita dapatkan dari Study Banding www.grosirtaslaptop.com (Bapak Ahadian). Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membaca.

 

 

Siti Halimatus Sa’diyah (Ima)

SMKN 4 Malang

Belajar Bersama Batagor Jepang Takashi Mura

Pada tanggal 17 April 2012 tepatnya pada hari Selasa saya dan teman-teman yang magang di Piranhamas Group telah di jadwalkan untuk melaksanakan studi banding di Batagor Jepang Takashimura, saya dan teman-teman berangkat dari kantor pukul 09.30 pagi. Tempatnya tidak jauh dari kantor sehingga kami berangkat tidak terlalu pagi karena jadwal studi bandingnya pukul 10.00 pagi. Sesampainya disana kami langsung di sambut dengan baik oleh Mas Arif Bawono selaku yang mengurus Easy Goldyaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang emas untuk orang-orang yang memiliki banyak uang dan ingin menginvestasikan uangnya menjadi emas karena harga emas tidak pernah turun namun selalu naik, tidak seperti rupiah yang selalu naik turun.

Ternyata selain Batagor Jepang di situ juga terdapat berbagai macam usaha lainya yang juga sangat bagus. Semuanya dimulai pada tahun 2006 dengan nama IDI (Inspirasi Dapur Indonesia) yang bergerak di bidang pelatihan seperti memberikan workshop, seminar dan lain-lain, awalnya membuka kantor yang hanya kecil di Jl Ijen dan juga berjualan pulsa karena pada saat itu masih jarang yang berjualan pulsa sehingga sangat ramai pada saat itu namun dengan berjalanya waktu karena ada teman yang menawarkan akhirnya kantornya pindah di Jl Semanggi Timur dan sampai pada tahun 2008 Insirasi Sukses Indonesia hanya focus di Pelatahihan dan Seminar. Pada awalnya Pak Ridwan selaku CEO lah yang mempunyai ide untuk membuat Inspirasi Sukses Indonesia bersama istrinya Ibu Ririn beliau memulai usahanya.

Lalu lama kelamaan berkembang menjadi beberapa perusahaan yaitu:

  1. Dapur Edukasi yang meliputi BOS yaitu (Business Owner School) yang bergerak di bidang pendidikan namun kilat yakni hanya berkisar sebulan saja. Business Owner School ini untuk yang ingin menyukseskan usahanya, dalam catatan sudah memiliki usaha sendiri dan ingin melanjutkan agar lebih berkembanh usaha tersebut.Yang kedua yaitu Waralaba University, juga bergerak di bidang pendidikan namun mempunyai perbedaan dengan BOS yaitu bila Waralaba University untuk yang ingin mengembangkan usahanya namun ingin di Franchise kan.

    Yang ketiga yaitu ISI-TC namun agak sedikit berbeda dengan yang sebelumnya, yang ini bergerak di bidang pelatihan seperti mengadakan seminar dan workshop.

  2. Takhasimura Food Group yaitu bergerak di bidang kuliner namun yang tidak biasa ditemukan alias unik dan sampai saat ini yang laris adalah Batagor Jepang namun berbeda dari batagor biasanya batagor yang ini rasanya lebih ke jepang-jepangan namun tetap enak. Kenapa namanya Batagor Jepang karena agar lebih menarik perhatian orang dan hasilnya pun terbukti karena banyak orang yang tertarik karena tidak biasa dengan Batagor Jepang sehingga banyak yang tertarik dan mencoba.
  3. Plaza Dinar dan Easy Gold yang bergerak di bidang ekonomi spesifiknya emas
  4. Dapur Digital yang bergerak di bidang advertising seperti membuat brosur, logo dan lain-lain, saya dan teman-teman paling tertarik dengan dapur digital karena sesuai dengan jurusan kami Multimedia, kami juga di jelaskan bagaimana caranya untuk mendapat konsep yang bagus karena sesungguhnya mencari konsep lah yang susah.

Dalam menjalani bisnis ada beberapa hal yang perlu di perhatikan yang pertama harus unik agar bisa menarik orang dan membuat komunikasi dengan orang, setelah berkomunikasi dengan orang pasti akan ada jalan, yang kedua harus mempunyai link , yang ketiga target pasar , yang ke empat branding dan yang kelima belajar karena semuanya harus belajar dahulu agar kita tahu apa saja yang lagi update.

Demikian cerita saya tentang studi Banding di Batagor Jepang Takashimura sangat bermanfaat sekali untuk saya dan teman-teman semoga dari tim Batagor Jepang bisa mengunjungi kami di Piranhamas.

 

 

Alisa R. Amalia

Bening Photography, Study Banding, Siswa PKL dan ‘Agus PIRANHAMAS

Saya tidak bisa berkata kata yang lebih baik, atau yang lebih sempurna . Tetapi sebisa mungkin akan saya bercerita , hanya sedikit cerita yang bisa saya ceritakan semoga bisa di ambil pengalamanya.

Berawal dari sekolah saya yaitu SMKN 4 MALANG, yang telah menempatkan PSG saya di tempat Bapak Agus Setiyawan,pemilik perusahaan PT. PIRANHAMAS GROUP.dan saya sudah PSG di sana kurang lebih 2 bulan, cerita ini berawal pada tanggal 16 Februari 2012 kami keluarga besar PT. PIRANHAMAS GROUP melakukan Study Banding, mungkin hanya beberapa saja dari kami (anak PKL dari SMKN 4 MALANG) yang bisa merasakannya, mungkin kelihatan sedikit berbeda atau aneh anak PKL kok bisa STUDY BANDING haha, tetapi memang ini yang benar benar kami (KELUARGA BESAR PT. PIRANHAMAS GROUP ) lakukan.

 

Tepat pukul 07.00 saya datang ke kantor PIRANHAMAS dengan memakai seragam putih abu-abu (yang telah di sepakati) saya berangkat dengan penuh semangat, karena dari teman teman saya 1 kelas hanya saya yang bisa merasakan study banding, apa lagi ini merupakan study banding yang pertama bagi saya salama saya psg di PIRANHAMAS GROUP.

tepat pukul 07.30 teman teman sudah bersiap siap untuk berangkat, tetapi ada yang kurang, yaitu ketua kelompok kami yang bernama Lukman Efendi, dia telat.

Alasan Lukman yaitu membeli sepatu, mungkin karna baru pertama kali ada acara study banding maka semua harus di siapkan semaksimal mungkin, sampai akhirnya dia jauh jauh dari Bululawang, sampai ke Pasar Besar hanya untuk membeli sepatu, tetapi itu semua sia sia karena toko yang Lukman tuju masih tutup terpaksa dia menunggu kurang lebih 2 jam . ini semua di lakukan demi tampilan yang maksimal.

pukul 08.00 Pak Agus (selaku bosku) beliau menanyakan tentang Lukman, tetapi kami semua tidak bisa berkata-kata, akhirnya Pak Agus memberi kelonggaran untuk mengundur jam terbang, dari jam 09.00 sampai jam 10.00 dan harus sudah sampai di tempat tujuan, dalam kunjungan kami yang pertama ini yanga di pilih adalah ke perusahaan BENING PHOTOGRAP, yaitu yang bergerak di bidang jasa edit photo dan photo.

 

Setelah lama kami menunggu Lukman akhirnya lukman datang pada jam 09.30 dan kami Kelurga Besar PT PIRANHAMAS langsung bergegas berangkat menuju tempat tujuan.

setalah kami sampai di Studio BENING PHOTOGRAP kami langsung bergegas masuk karena kami sudah tidak sabar, dengan di dampingi oleh Pak Agus. Awal masuk studio saya takut, jika orang orang studio Bening tidak rama rama dan tidak mudah senyum (istilah jawa blater ), pemikiran saya terasa hilang saat saya berjabat tangan dengan Mbak Nurhayati (selaku administrasi) dengan senyum yang lebar yang di berikan oleh beliau kepada saya dan teman teman.

 

Setelah selasai Pak Agus bersama kami semua berbincang bincang dengan Mbak Nurhidayati kami saling tukar pikiran dan kami juga saling tanya jawab tentang STUDIO BENING dan tentag PT. PIRANHAMAS GROUP. Setelah semua selesai, kami oleh mbak NUR HIAYATI  di persilahkan untuk melihat lihat ruang kerja Bening Photografi, setelah itu kami semua langsung melangkahkan kaki untuk melihat lihat ruangan kerjanya, tak saya sangka ternyata di sana juga ada teman 1 sekolah dengan saya yang PSG  di Bening Photografi, di sana kami di beri ilmu tentang edit foto pencahayaannya dan sebagainya,  yang paling penting kami dapat teman baru yaitu ada :

1. Mbak Nurhayati sebagai administrasi

2. Mbak thary:desain pohoto indoor

3. Aziz;Photograper+Desain wedding+indoor

4. Candra;maentenen

5. Sofin;maentenen

 

Ketika saya ingin bertanya-tanya tentang edit foto eh mala saya yang di tanyain tentang apa itu INTERNET MARKETING hehehe, iya sebisa saya dan semampu saya menjelaskan apa itu INTERNET MARKETING, dan orang orang bening ternyata sedikit berminat dengan itu semua. Setelah itu gantian saya yang tanya tanya tentang editing photo.

 

Saya merasa senang banget uda dapet ilmu dapet pengalaman, dapet teman baru, kejadian ini pasti akan sulit saya lupakan apalagi ada kenang-kenangan dari Bening Photogafi yaitu kami bisa foto bersama, dan kami juga bisa photo sampai puas dan itu semua GRATIS.dan kami tidak boleh melupakan ucapan terimakasih itu kata Pak Agus. Disana kami oleh Pak Agus di beri kemandirian dan harus bisa berkomukasi dengan baik, di sana kami tidak di lepaskan oleh Pak Agus, kami masih di pantau oleh beliu, meski kami tidak dalam keadaan kerja, tetapi kami masih mendapatkan pantauan dari Pak Agus.

 

Saya hanya bisa membalas dengan doa semoga BENING PHOTOGRAFI semakin sukses dan lebih banyak yang meminati (Amin)

 

 

Banyak sekali yang bisa saya simpulkan dari STUDY BANDING tersebut, mulai dari BAHAGIANYA BERBAGI ILMU, PENTINGNYA SEMYUMAN ITU, BERAGI TANPA AMRI dan banyak lagi.

 

Oke tunggu cerita berikutnya 🙂

 

Terimakasih dan Maaf jika masih jauh dari kesempurnaan tentang tulisan saya ini .

 

Silahkan di beri kritik dan saran 🙂

Oleh : Evi Rizki S.

 

Study Banding I – PiranhaMas Group ke Bening Photograpy

     Kamis, 16 Februari 2012 kami keluarga besar Piranha Mas Group mempunyai jadwal untuk study banding ke Bening Studio. Bersama pembimbing kami Bapak Agus Setiyawan kami berangkat pukul 09.30. Sesampainya disana, “Assalamu’alaikum” kami semua mengucapkan salam sambil melangkah memasuki ruangan.  Sampai didalam kami melihat seorang perempuan yang menyambut kedatangan kami. Mbak Nurhayati, itu namanya. Di sana mbak Nurhayati bekerja sebagai Administrasi. Diperkenalkan juga Mbak Tari sebagai editing foto, Mas Aziz sebagai photographer, dan Mas Sofi sebagai maentenen. Di sana juga ada teman-teman kami yang sedang PSG di Bening Studio. Ada Rama, Roby, Jihan, dan Krisna. Tetapi saat itu Krisna sedang tidak masuk kerja. Suasana disana juga sangat tenang.

Dengan ditunjuk satu per satu oleh Pak Agus, kami dilatih untuk berbicara dengan menjelaskan tentang bagaimana dan apa pekerjaan kami di Piranha Mas, bagaimana peraturan-peraturan yang ada di Piranha Mas, dll. Setelah tanya jawab yang lumayan lama, kami dijinkan untuk belajar cara mengedit foto seperti yang dilakukan oleh Mbak Tari. Kami juga dijinkan untuk memasuki ruang studio foto. Selagi salah satu teman kami sedang belajar dengan Mbak Tari, kami bertujuh menuju ke ruang studio foto.  Sebuah ruangan yang seluruh dindingnya berwarna hitam, dengan karpet berwarna putih, dan juga terdapat lima buah lampu flash yang digunakan untuk pencahayaan saat memotret objek. Di studio itu ada Mas Aziz yang sedang membawa kamera DSLR, dan dengan senang hati Mas Aziz mengajarkan kami tentang seluk beluk kamera DSLR tersebut. Mas Aziz juga sedikit menceritakan kisahnya yang mengambil jurusan kuliah design grafis tetapi dia bisa menjadi photogapher. Setelah puas bertanya-tanya tentang kamera, kami di izinkan untuk sedikit berpose di didepan kamera. Salah satu teman kami pun mengajak Pak Agus untuk ikut berpose dengan kami. Setelah kami berpose gratis, kami langsung kembali ke ruangan depan, untuk mengakhiri kunjungan kami saat itu.

Tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Bening Studio yang telah meluangkan waktunya dan mengizinkan kami untuk saling bertukar ilmu dan menambah pengalaman. Disini kami mendapatkan wawasan baru yang belum pernah kami dapatkan ditempat kami prakerin. Satu kata yang saya ingat, “Jika kita ingin menjadi orang yang sukses, maka yakinkan diri kita sendiri dan juga orang lain bahwa kita bisa menjadi orang sukses”.

Oleh – Dwi Nopa Putri